SEKADAU LENSAPAGI NEWS. COM
Setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya Kontingen JAMNAS XII Cibubur Tahun 2026 tiba di Pelabuhan Dwikora Pontianak dengan menggunakan kapal laut KM Kelimutu.
Kontingen JAMNAS XII Cibubur Tahun 2026 asal Kwarcab Sekadau sebelumnya dilepas oleh Sekretaris Daerah pada tanggal 10 Agustus di halaman Kantor Bupati Sekadau. Pada tanggal 10 Agustus 2026, kontingen memulai perjalanan menuju Pontianak dan menggunakan pesawat Garuda menuju Jakarta.
Setiba di Jakarta pada tanggal 11 Agustus 2026, kontingen memulai aktivitas dengan mendirikan tenda dan kelengkapan lainnya. Kegiatan JAMNAS dibuka secara resmi pada tanggal 13 Agustus 2026 oleh Bapak Erick Thohir selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, dan ditutup pada tanggal 20 Agustus 2026 oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia, yaitu Bapak Budi Waseso.
Setelah penutupan kegiatan JAMNAS ke-XII Cibubur Tahun 2026, kontingen kembali ke Pontianak dengan menggunakan kapal laut KM Kelimutu dari Tanjung Priok tanggal 21 Agustus 2026, dan tiba di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada hari ini, Minggu, 23 Agustus 2026, dengan selamat. Seluruh kontingen berjumlah 37 orang dalam keadaan sehat.
Hermansyah selaku Ketua Kwarcab Sekadau mengucapkan selamat kepada kontingen. "Semoga bisa membawa pengalaman yang sangat berharga dan bisa memberikan kontribusi bagi pergerakan Kepramukaan di Kabupaten Sekadau, karena yang dikirim untuk mengikuti Jambore Nasional tersebut adalah putra-putri Pramuka Penggalang terbaik," ujarnya.
"Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kontingen kita semuanya dalam keadaan sehat. Tentu perjalanan yang cukup melelahkan selama 13 hari, anak-anak Pramuka berpisah dengan orang tuanya. Dan hari ini semoga bisa melanjutkan perjalanan pulang ke Sekadau untuk menemui orang tua masing-masing dengan menggunakan bus DAMRI," tutur beliau.
Sementara itu, Inspektur Daerah, Awan Yuda Setiawan berpesan kepada alumni JAMNAS ke-XII Cibubur Tahun 2026 untuk bisa menjadi panutan bagi teman-temannya di sekolah. "Adik-adik harus mampu menggerakkan jiwa Pramuka di sekolah masing-masing. Tentunya juga memiliki karakter, disiplin, berjiwa empati, dan dapat mengamalkan Tri Satya dan Dasa Dharma," pesannya.
(Wosono)

