![]() |
| Foto bersama penyerahan PJS ketua IWAS |
Lensapaginews.com, Sekadau – Ikatan Wartawan Sekadau (IWAS) menggelar rapat internal untuk menyikapi pengunduran diri Krisantus sebagai Ketua IWAS masa jabatan 2024–2029. Rapat berlangsung di Radio Dermaga, Minggu (9/8/2026).
Dalam rapat tersebut, Niko Bohot ditunjuk sebagai Ketua IWAS pengganti atau ketua karteker hingga berakhirnya masa kepengurusan 2024–2029.
Rapat berlangsung sejak siang hingga menjelang sore dan dihadiri jajaran pengurus serta anggota IWAS. Hadir di antaranya Niko Bohot selaku Pengawas, Israil Simon Marpaung selaku Sekretaris, Feronika Jine (Ika) selaku Bendahara, Stefanus selaku Humas, Marpina Sandika Wulandari dan Arni L. yang memimpin rapat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pelajar dan mahasiswa yang sedang melaksanakan magang dari Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) dan SMK Negeri 1 Sekadau.
Pimpinan rapat, Arni L., mengatakan rapat digelar sebagai tindak lanjut atas surat pengunduran diri Krisantus sebagai Ketua IWAS masa jabatan 2024–2029.
Menurutnya, kekosongan posisi ketua perlu segera disikapi agar roda organisasi tetap berjalan.
Dalam rapat, sejumlah mekanisme sempat dibahas, mulai dari pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), pemungutan suara di antara pengurus dan anggota, hingga musyawarah mufakat untuk menentukan ketua pengganti.
"Jika dilaksanakan Musdalub, berarti harus dibentuk kepanitiaan dan prosesnya cukup lama," ujarnya.
Sementara itu, Pengawas IWAS, Niko Bohot, menjelaskan bahwa Krisantus telah menyerahkan surat pengunduran diri pada 7 Agustus 2026 di Radio Dermaga.
“Surat pengunduran diri tersebut telah ditandatangani dan dibubuhi meterai Rp10.000," kata Niko.
Setelah menerima surat tersebut, pihak pengawas kemudian berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan anggota IWAS untuk membahas langkah organisasi selanjutnya. Hasil koordinasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui rapat internal pada Minggu (9/8/2026).
Niko Bohot Dipercaya Menjabat Ketua Karteker
Sekretaris IWAS, Israil Simon Marpaung, menyampaikan keprihatinannya atas pengunduran diri Ketua IWAS.
Ia menyatakan perlunya segera menunjuk ketua karteker untuk mengisi kekosongan pimpinan organisasi hingga masa kepengurusan berakhir pada 2029.
Setelah melalui pembahasan dan musyawarah, Niko Bohot akhirnya ditunjuk sebagai Ketua IWAS pengganti atau karteker untuk melanjutkan roda organisasi sampai berakhirnya masa kepengurusan 2024–2029.
Selain membahas pergantian ketua, rapat juga menyoroti perlunya pembenahan struktur organisasi serta kelengkapan administrasi IWAS. Hal tersebut mencakup dokumen dasar pembentukan organisasi dan berbagai kelengkapan administrasi lainnya.
Pasca ditunjuk sebagai Ketua Karteker, pengurus IWAS berencana melakukan audiensi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau.
Audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan dan mengoordinasikan perubahan kepemimpinan IWAS serta memperkuat komunikasi organisasi dengan berbagai pihak.
Pengurus juga akan melakukan pembenahan struktur organisasi dan melengkapi sejumlah dokumen administrasi yang masih diperlukan.
Rapat internal IWAS berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengurus berharap pergantian kepemimpinan tersebut dapat menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat soliditas internal IWAS hingga berakhirnya masa kepengurusan 2024–2029.
IWAS merupakan organisasi pekerja media di Kabupaten Sekadau yang telah berdiri sejak belasan tahun lalu. Dalam perjalanannya, organisasi tersebut telah mengalami beberapa kali pergantian ketua dan penyesuaian struktur organisasi. (Ws)
Editor red: Wosono
